Memahami bagian-bagian videotron cukup berguna terutama bagi event organizer, tim multimedia atau perusahaan yang sedang merencanakan penggunaan LED screen. Ketika terjadi masalah seperti sebagian layar mati, warna berbeda atau gambar tidak muncul penyebabnya belum tentu berasal dari panel LED.
Apa Saja Komponen Utama Videotron?
Jika dilihat sebagai sebuah sistem komponen videotron dapat dibagi menjadi beberapa bagian utama yaitu:
- LED module
- LED cabinet
- LED lamp atau pixel
- receiving card
- sending card atau controller
- HUB board
- power supply
- video processor
- kabel data
- kabel power
- sistem kontrol
- struktur pemasangan
Beberapa sistem menggunakan konfigurasi yang berbeda tergantung merek panel dan teknologi yang digunakan. Namun prinsip kerjanya relatif sama yaitu menerima sumber gambar kemudian memproses dan mendistribusikannya ke setiap bagian layar.
Mari kita lihat fungsi masing-masing komponen.
1. LED Module
LED module merupakan bagian videotron yang secara langsung menampilkan gambar. Jika diperhatikan dari dekat permukaan videotron sebenarnya terdiri dari banyak module kecil yang disusun menjadi satu layar besar.
Pada setiap module terdapat kumpulan piksel LED yang dapat menghasilkan cahaya dengan warna berbeda. Jumlah piksel dalam satu module akan dipengaruhi oleh jenis serta ukuran pixel pitch yang digunakan.
Videotron P2.6 misalnya mempunyai jarak piksel lebih rapat dibandingkan P3.9 atau P5. Karena itu dalam area yang sama P2.6 dapat memiliki lebih banyak piksel sehingga detail visual dapat terlihat lebih rapat.
LED module juga menjadi salah satu komponen yang relatif mudah diketahui ketika mengalami masalah. Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain bagian layar mati, garis pada gambar, warna tidak sesuai atau beberapa titik LED tidak menyala.
2. LED atau Pixel
Pixel adalah titik kecil yang membentuk gambar pada videotron. Pada layar full color setiap pixel umumnya menggunakan kombinasi warna merah, hijau dan biru atau RGB untuk menghasilkan berbagai variasi warna.
Ketiga warna tersebut bekerja dengan mengatur tingkat intensitas cahaya sesuai gambar yang sedang ditampilkan. Semakin kompleks kontennya semakin cepat pula perubahan warna yang dilakukan oleh setiap pixel.
Jarak antar pixel dikenal sebagai pixel pitch. Contohnya P2.6 memiliki jarak piksel sekitar 2,6 mm sedangkan P3.9 sekitar 3,9 mm dan P5 sekitar 5 mm.
Semakin kecil pixel pitch maka susunan piksel semakin rapat sehingga detail layar dapat terlihat lebih halus dari jarak dekat. Namun pemilihan pixel pitch tetap harus disesuaikan dengan jarak audiens dan ukuran layar agar penggunaannya tidak berlebihan.
Baca juga: Refresh Rate Videotron: 1920Hz vs 3840Hz, Apa Bedanya? dan Berapa Resolusi Videotron yang Ideal untuk Sebuah Event?
3. LED Cabinet
LED module biasanya tidak dipasang satu per satu langsung pada struktur panggung. Beberapa module ditempatkan dalam satu unit yang disebut LED cabinet sehingga proses instalasi menjadi lebih praktis.
Cabinet dapat dianggap sebagai rangka utama panel videotron karena di dalamnya terdapat berbagai komponen penting. Bagian tersebut dapat mencakup LED module, receiving card, power supply, HUB board dan koneksi kabel.
Untuk kebutuhan rental desain cabinet biasanya dibuat agar mudah dipasang serta dibongkar. Setiap cabinet dilengkapi sistem pengunci sehingga dapat disambungkan dengan cabinet lain hingga membentuk layar besar.
Ketika sebuah event menggunakan videotron berukuran 6 × 4 meter sebenarnya layar tersebut tidak berbentuk satu panel utuh. Videotron tersusun dari banyak cabinet yang digabungkan sesuai ukuran yang dibutuhkan.
4. Receiving Card
Receiving card merupakan komponen yang menerima data gambar dari sistem kontrol kemudian meneruskannya menuju LED module. Komponen ini membantu setiap bagian layar mengetahui informasi visual yang harus ditampilkan.
Misalnya cabinet yang berada di bagian kiri harus menampilkan sisi kiri konten sedangkan cabinet di tengah menampilkan bagian tengah. Receiving card membantu proses distribusi tersebut agar keseluruhan gambar tersusun secara benar.
Ketika receiving card bermasalah satu cabinet dapat mengalami gangguan meskipun cabinet lain masih bekerja normal. Gejalanya dapat berupa layar tidak menampilkan gambar, warna tidak sesuai atau konfigurasi panel berubah.
Karena itu pengaturan receiving card biasanya dilakukan oleh teknisi yang memahami konfigurasi LED display. Kesalahan konfigurasi dapat membuat panel terlihat bermasalah meskipun kondisi fisik LED module sebenarnya masih baik.
5. LED Controller atau Sending Card
Jika receiving card bertugas menerima data maka LED controller atau sending card bertugas mengirimkannya. Komponen ini menerima sinyal yang telah diproses kemudian mendistribusikannya menuju seluruh bagian videotron.
Controller juga digunakan untuk menentukan posisi setiap cabinet dalam satu layar besar. Sistem harus mengetahui posisi kiri, kanan, atas dan bawah agar konten dapat terbagi dengan tepat.
Bayangkan sebuah gambar besar dibagi menjadi banyak potongan sesuai jumlah cabinet. Controller memastikan setiap cabinet menerima potongan gambar yang sesuai sehingga seluruh panel terlihat seperti satu layar utuh.
Dalam sebuah event teknisi biasanya melakukan konfigurasi controller sebelum acara dimulai. Proses ini diperlukan agar susunan layar sesuai dengan ukuran videotron yang telah dipasang.
6. HUB Board
HUB board merupakan bagian penghubung antara receiving card dengan LED module. Komponen ini berada di dalam cabinet sehingga biasanya tidak terlihat dari bagian depan videotron.
Fungsinya adalah membantu mendistribusikan data dari receiving card menuju sejumlah module di dalam cabinet. Dengan adanya HUB board susunan koneksi internal juga dapat dibuat lebih terorganisasi.
Jika HUB board mengalami gangguan beberapa module dalam satu cabinet dapat tidak bekerja secara normal. Kondisi tersebut bisa terlihat seperti kerusakan panel meskipun sumber masalah sebenarnya berada pada jalur koneksi internal.
Karena itu teknisi biasanya melakukan pemeriksaan secara bertahap ketika menemukan bagian layar bermasalah. LED module tidak langsung diganti sebelum koneksi dan komponen pendukung lainnya diperiksa.
7. Power Supply
Videotron membutuhkan daya listrik untuk menyalakan ribuan LED serta komponen elektronik lainnya. Power supply bertugas mengubah dan mendistribusikan listrik sesuai kebutuhan perangkat di dalam cabinet.
Satu layar besar memiliki banyak power supply karena setiap kelompok panel membutuhkan sumber daya. Jumlahnya akan menyesuaikan desain cabinet dan konsumsi listrik setiap panel.
Jika satu power supply bermasalah satu bagian layar dapat mati sementara area lainnya tetap menyala. Kondisi inilah yang membuat videotron terkadang hanya mengalami gangguan pada bagian tertentu.
Untuk event berukuran besar teknisi juga harus memperhitungkan total kebutuhan daya dan pembagian jalur listrik. Kapasitas kabel, sumber listrik dan distribusi beban perlu dipersiapkan dengan benar agar layar bekerja stabil selama acara.
8. Video Processor
Video processor merupakan perangkat yang mengolah sumber gambar sebelum dikirim ke videotron. Komponen ini berperan penting karena resolusi sumber konten belum tentu sama dengan resolusi fisik layar LED.
Misalnya laptop menghasilkan gambar beresolusi 1920 × 1080 sementara videotron memiliki resolusi yang berbeda. Video processor membantu menyesuaikan sumber tersebut agar dapat tampil sesuai area layar.
Beberapa fungsi video processor meliputi pengaturan resolusi, scaling, cropping, switching sumber video dan penyesuaian posisi gambar. Pada acara tertentu processor juga digunakan untuk mengelola beberapa sumber visual sekaligus.
Pada event sederhana sumber gambar mungkin hanya berasal dari satu laptop. Namun pada acara yang lebih kompleks videotron dapat menerima sinyal dari laptop presentasi, kamera, video switcher, media player atau media server.
9. Kabel Data dan Kabel Power
Videotron membutuhkan dua jalur utama yaitu jalur data dan jalur listrik. Keduanya harus bekerja dengan baik karena gangguan pada salah satu jalur dapat membuat bagian layar tidak berfungsi.
Kabel data digunakan untuk mengirim informasi gambar dari controller menuju receiving card pada masing-masing cabinet. Beberapa cabinet biasanya dihubungkan secara berurutan sehingga data dapat diteruskan dari satu panel ke panel berikutnya.
Jika kabel data pada salah satu titik mengalami masalah beberapa cabinet setelahnya dapat kehilangan sinyal. Karena itu teknisi biasanya menyiapkan kabel cadangan selama proses instalasi dan selama event berlangsung.
Sementara itu kabel power digunakan untuk menyalurkan listrik menuju panel. Distribusi daya tidak boleh dilakukan sembarangan karena setiap kabel serta konektor memiliki batas kapasitas yang perlu diperhatikan.
10. Sumber Konten
Laptop bukan bagian langsung dari panel videotron tetapi menjadi bagian penting dari sistem secara keseluruhan. Tanpa sumber konten videotron hanya akan menjadi layar tanpa gambar yang perlu ditampilkan.
Sumber tersebut dapat berupa laptop, PC, kamera, media player atau video switcher. Jenis perangkat akan menyesuaikan konsep acara dan sistem multimedia yang digunakan.
Pada seminar alurnya dapat dimulai dari laptop kemudian menuju video processor, LED controller dan akhirnya videotron. Pada konser dengan live camera sumber visual dapat berasal dari kamera yang masuk ke video switcher sebelum diteruskan ke layar.
Karena itu gambar buruk di videotron tidak selalu disebabkan oleh panel. File video dengan resolusi rendah juga dapat terlihat pecah ketika diperbesar pada layar LED berukuran besar.
11. Struktur Rigging dan Ground Support
Selain sistem elektronik videotron membutuhkan struktur yang aman untuk menopang seluruh cabinet. Struktur tersebut menjadi bagian penting terutama ketika layar memiliki ukuran yang besar.
Pemasangan dapat menggunakan rigging dengan posisi layar digantung atau menggunakan ground support dari bawah. Metode yang dipilih perlu menyesuaikan ukuran layar, desain panggung dan kondisi venue.
Pada videotron outdoor struktur menjadi semakin penting karena layar dapat terkena angin serta perubahan kondisi lingkungan. Berat keseluruhan cabinet juga harus diperhitungkan agar pemasangan tetap aman.
Karena itu instalasi videotron berukuran besar sebaiknya dilakukan oleh tim teknis yang berpengalaman. Pemasangan tidak hanya berkaitan dengan tampilan tetapi juga menyangkut keselamatan selama acara.
Tidak perlu menentukan seluruh komponen videotron sendiri. Cukup informasikan jenis acara, lokasi, ukuran panggung serta perkiraan jumlah peserta kepada Visual Pixel Pro. Dari informasi tersebut kebutuhan ukuran layar, pixel pitch dan sistem pendukung dapat direkomendasikan sesuai kondisi event.
View this post on Instagram
FAQ Komponen Videotron
Apa fungsi receiving card pada videotron?
Receiving card menerima data dari sistem controller kemudian meneruskannya ke LED module pada cabinet. Komponen ini membantu menentukan bagian gambar yang harus ditampilkan oleh panel.
Apa fungsi video processor pada videotron?
Video processor mengolah sumber video sebelum masuk ke sistem LED. Perangkat ini dapat digunakan untuk menyesuaikan resolusi, mengatur posisi gambar serta mengelola sumber input.
Mengapa sebagian videotron bisa mati sedangkan bagian lain masih menyala?
Karena videotron terdiri dari banyak module dan cabinet yang mempunyai jalur daya serta data masing-masing. Gangguan pada satu power supply, module atau jalur data dapat memengaruhi bagian tertentu tanpa membuat seluruh layar mati.
Apakah videotron tetap membutuhkan laptop?
Videotron membutuhkan sumber konten tetapi tidak harus selalu berupa laptop. Sumber gambar juga dapat berasal dari media player, PC, kamera, video switcher atau media server tergantung kebutuhan acara.