Pernah melihat videotron yang tampak normal di depan mata tetapi terlihat bergaris atau berkedip saat direkam kamera? Masalah seperti ini tidak selalu berasal dari kamera atau panel yang rusak. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah refresh rate videotron.
Dua spesifikasi yang cukup sering ditemukan adalah 1920Hz dan 3840Hz. Untuk penonton yang melihat langsung keduanya dapat sama-sama terlihat baik tetapi perbedaannya menjadi lebih terasa ketika videotron digunakan sebagai latar live camera, dokumentasi profesional atau live streaming.
Apa Itu Refresh Rate Videotron?
Refresh rate videotron adalah frekuensi layar memperbarui informasi cahaya pada piksel dalam satu detik. Angka tersebut ditulis dalam satuan Hertz atau Hz sehingga layar 1920Hz melakukan proses refresh lebih rendah dibandingkan layar 3840Hz.
Refresh rate berbeda dengan frame rate video. Frame rate menunjukkan jumlah frame pada konten sedangkan refresh rate berhubungan dengan bagaimana panel LED menampilkan dan memperbarui informasi gambar tersebut.
Bagi mata manusia refresh rate yang sudah cukup tinggi biasanya membuat tampilan terlihat stabil. Kamera memiliki cara menangkap cahaya yang berbeda sehingga pola refresh tertentu dapat lebih mudah terlihat ketika videotron direkam.
Refresh Rate Videotron 1920Hz vs 3840Hz dari Sudut Pandang Kamera
Perbedaan menarik antara 1920Hz dan 3840Hz sering kali justru terlihat melalui monitor kamera. Videotron 1920Hz dapat terlihat sangat baik bagi peserta di venue tetapi kamera berpotensi menangkap garis atau flicker jika pengaturan shutter tidak sesuai.
Videotron 3840Hz memiliki proses refresh yang lebih tinggi sehingga memberikan fleksibilitas lebih baik untuk kebutuhan produksi video. Spesifikasi ini lebih menarik ketika kamera terus mengarah ke panggung dan videotron menjadi bagian besar dari background gambar.
Namun 3840Hz bukan berarti seluruh masalah kamera otomatis hilang. Frame rate kamera, shutter speed, brightness panel serta konfigurasi sistem LED tetap perlu diperhatikan agar hasil dokumentasi optimal.
Perbedaan Refresh Rate Videotron 1920Hz vs 3840Hz
Secara sederhana perbedaannya dapat dilihat dari kebutuhan penggunaannya.
| Kebutuhan | 1920Hz | 3840Hz |
|---|---|---|
| Dilihat langsung audiens | Sangat memadai | Sangat memadai |
| Seminar sederhana | Cocok | Cocok |
| Dokumentasi standar | Cocok dengan setting kamera tepat | Lebih fleksibel |
| Live camera | Perlu pengujian kamera | Lebih direkomendasikan |
| Live streaming | Dapat digunakan | Lebih ideal |
| Produksi video profesional | Perlu penyesuaian lebih banyak | Lebih sesuai |
| Slow motion | Perlu perhatian khusus | Lebih mendukung |
Tabel tersebut tidak berarti layar 1920Hz memiliki kualitas buruk. Untuk banyak event yang lebih berorientasi pada audiens di lokasi spesifikasi tersebut sudah dapat memberikan tampilan yang baik.
Perbedaannya mulai semakin relevan ketika acara menghasilkan banyak dokumentasi. Jika videotron terus muncul dalam rekaman maka spesifikasi layar menjadi bagian dari kualitas produksi video acara tersebut.
Kapan Refresh Rate Videotron 1920Hz Sudah Cukup?
Videotron 1920Hz dapat dipertimbangkan untuk seminar, meeting perusahaan, gathering atau acara yang menggunakan layar terutama untuk presentasi dan konten visual. Pada kondisi seperti ini peserta melihat layar secara langsung sehingga kebutuhan utamanya berada pada ukuran, pixel pitch dan kualitas visual.
Dokumentasi menggunakan kamera tetap dapat dilakukan tetapi sebaiknya diuji sebelum acara berlangsung. Tim kamera dapat menyesuaikan shutter speed agar tidak muncul garis atau flicker pada videotron.
Penggunaan 1920Hz juga bisa menjadi pilihan ketika layar tidak terlalu sering menjadi background utama kamera. Jika sebagian besar dokumentasi berfokus pada peserta atau aktivitas acara maka kebutuhan refresh rate tinggi menjadi tidak terlalu dominan.
Kapan Refresh Rate Videotron 3840Hz Lebih Tepat?
Refresh rate 3840Hz lebih menarik untuk event dengan kebutuhan kamera yang intensif. Contohnya adalah launching produk, konser, awarding, konferensi besar, wedding premium atau acara yang ditayangkan melalui live streaming.
Bayangkan seorang pembicara berdiri di depan videotron selama satu jam. Hampir seluruh dokumentasi akan menempatkan layar tersebut sebagai background sehingga kualitas tampilan melalui kamera menjadi jauh lebih penting.
Dalam kondisi seperti ini 3840Hz memberikan keunggulan lebih nyata. Bukan hanya peserta yang perlu melihat layar dengan baik tetapi penonton live streaming serta orang yang melihat video setelah acara juga harus mendapatkan visual yang nyaman.
Refresh rate sering dianggap menentukan ketajaman gambar padahal keduanya merupakan hal yang berbeda. Layar 3840Hz tidak otomatis lebih tajam daripada 1920Hz jika pixel pitch dan resolusi fisiknya sama.
Ketajaman lebih banyak berhubungan dengan jumlah piksel, pixel pitch, ukuran layar serta kualitas konten. Refresh rate lebih berkaitan dengan kestabilan proses pembaruan layar terutama ketika berinteraksi dengan perangkat kamera.
Karena itu jangan memilih videotron hanya berdasarkan satu angka spesifikasi. Ukuran layar, pixel pitch, brightness dan jenis konten juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan event.
Jika acara lebih fokus pada audiens di venue dan tidak banyak menggunakan kamera profesional maka videotron 1920Hz sudah dapat memenuhi banyak kebutuhan. Untuk event dengan live streaming, multicamera atau dokumentasi intensif 3840Hz lebih layak dipertimbangkan.
Cara paling aman adalah menjelaskan kebutuhan produksi sejak awal kepada vendor. Informasikan apakah acara menggunakan live camera, streaming atau videotron akan menjadi background utama agar spesifikasi yang direkomendasikan tidak hanya berdasarkan ukuran layar.
Visual Pixel Pro menyediakan rental videotron untuk berbagai kebutuhan event indoor maupun outdoor. Sampaikan konsep acara, ukuran venue serta kebutuhan kameranya agar tim dapat membantu menentukan konfigurasi videotron yang lebih sesuai.
Orang lain juga melihat ini:
- Apa Itu Video Processor Videotron dan Apa Fungsinya?
- Apa Itu Pixel Pitch Videotron? Panduan P2.6, P2.9, P3.9, P4 dan P5
View this post on Instagram
FAQ Refresh Rate Videotron
Apa perbedaan refresh rate videotron 1920Hz dan 3840Hz?
Perbedaannya terletak pada frekuensi pembaruan tampilan panel. 3840Hz memiliki refresh lebih tinggi sehingga lebih menarik untuk kebutuhan yang banyak melibatkan kamera dan produksi video.
Apakah videotron 1920Hz cocok untuk event?
Ya. Videotron 1920Hz masih sangat cocok untuk berbagai seminar, gathering, meeting dan event umum selama spesifikasi lainnya sesuai dengan kebutuhan acara.
Apakah 3840Hz wajib untuk live streaming?
Tidak selalu wajib tetapi lebih direkomendasikan jika videotron sering masuk ke frame kamera. Pengujian kamera tetap perlu dilakukan agar hasil live streaming lebih optimal.